RUMAH KOSONG DI RT-2

May 18, 2012

         
            Tahun 1997, saya mulai mengenyam pendidikan di TK Aisiyah Bustanul Atfal yang berlokasi di Jumbleng, Tamanagung Muntilan, Magelang. Bangunannya emang gak besar-besar amat sih, gak seperti TK-TK elit yang sering kalian liat di TV-TV itu. Tetapi cerita yang tertinggal di TK yang hanya mempunyai 3 rung kelas, 1 ruang guru dan halaman yang seadanya ini, selalu membuat saya mesam-mesem sendiri. Bukannya saya kurang normal, emang cerita-cerita yang terlukis di TK ini kalau saya pikir-pikir kembali emang kayak kurang kerjaan saya dulu. 
Bagaimana tidak? Masa saya dan teman-teman saya, Gilang, Habibi, Puteri, dan Imam bolos sekolah gara-gara penasaran dengan salah rumah kosong yang terletak di RT 2 Jumleng. Rumah kosong ini memag terkenal horornya di dusun Jumleng. Selain rumah ini tidak ada penghuninya, bentuk rumah ini juga bentuk rumah kuno. Parahnya lagi, rumah ini malah sudah bisa dibilang gak berbentuk rumah lagi  #haduh gimanatu? Coba bayangin ya, ubinnya udah gak ada lagi, atapnya pada roboh, didinding-dinding rumah banyak coret-coretan mistis entah siapa yang gambar. Kalau lewat rumah ini pada malam hari, uihh, buat bulu kuduk kita merinding oyy. Penerangan lampu kuning yang seadanya membuat tempat ini layak sebagai lokasi uji nyali hehehe.
Okey.. kita mulai ekspedisi kami menjelajahi rumah kosong itu. Ceritanya dimulai pukul 09.00 WIB. Setelah waktu istirahat selesai, bukanya kami masuk kelas lalu nerusin sekolah, kami malah masuk kelas lalu ambil tas kami dan langsung cabut dari sekolahan. Keren bukan? Baru TK aja tingkahnya dah kaya gini, apa lagi kalau udah kuliah? Gak bisa bayangin deh... Ekspedisi rumah kosng ini dipimpin dan diketuai oleh saya sendiri. Sebagai pemimpin kelompok kecil ini, saya harus bertanggung jawab atas keselamatan dan kemaslahatan anggotanya.
Perjalanan menuju rumah kosong tidak membutuhkan waktu yang lama, cukup 3 menit sampai ke TKP. Ketika kami tiba di pintu utama rumah kosong, tubuh kami langsung merinding. Suasana sekitar rumah tersebut pada pagi tu emang sepi, benar-benar sepi. Kami hanya mendengar deru nafas dan langkah gontai kami. Setelah kami membulatkan tekat untuk tetap masuk rumah kosong itu, akhirnya dengan posisi berbanjar kami memasuki rumah itu. Saya berada di posisi terdepan yang berfungsi sebagai penunjuk jalan dan sebagai tameng bagi teman-teman jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Kamipun mulai memasuki ruang yang begitu luas didalam rumah kosong itu, mungkin dahulunya merupakan ruang keluarga. Melihat kondisi ruang keluarga itu yang agak tidak wajar, rasa takut kamipun tidak dapat dibendung lagi. Melihat coretan-coretan gambar didinding yang tak beraturan menambah suasana mistis pada waktu itu. Perjalanan kami pun berlanjut, kami lebih dalam memasuki rumah itu. Sesuatu yang sangat besar pun terjadi ketika kami memasuki kamar ke-3, kamar paling unjung (paling selatan). Kami disuguhi pemandangan yang sangat-sangat tidak wajar, kami melihat gundukan seperti dikuburan dipenuhi dengan karangan bunga lengkap dengan nisan kayunya. Tanpa pikir panjang, kamipun langsung lari sambil berteriak ketakutan. Untungnya kami berhasil keluar dari rumah kosong itu dengan selamat, tanpa ada yang terluka ataupun pingsan.
 
Setelah kejadian itu, kamipun mengumpulkan data dari warga sekitar tentang apa yang sebenarnya terjadi di rumah kosong itu. Dari hasil yang kami dapatkan, memang benar, kamar paling ujung tersebut adalah kamar yang angker. Konon pemilik rumah kosong itu meninggal di kamar itu. Lantas, setiap kali kami melewati rumah kosong itu, kami lewat sambil berlari secepat-cepatnya. Kejadian pagi itu, selalu terngiang di otak kami sampai saat ini, sampai saya mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

You Might Also Like

2 komentar

  1. hahaha.cerita horornya lucu mas :D

    ReplyDelete
  2. iiihhh.. kok jadi cerita humor sih.. kan ini cerita horor -____-

    ReplyDelete

INSTAGRAM