BLUE MOSQUE / SULTAN AHMED CAMII

January 04, 2012

Blue Mosque atau bahasa Turkinya Sultan Ahmet Camii. Pertengahan bulan Oktober 2009, saya dan 5 teman dari SBBS (bakhtiar, Salahuddin, Zul Qarnain, Budi dan Toga) tanpa terduga-duga terdampar di area Blue Mosque Istanbul. Masjid yang begitu megah, begitu besar, dan arsitekturnya bintang 5 ini dibangun kira-kira di tahun 1609 masehi.Dengan atap yang terdiri dari banyak kubah-kubah besar dan dengan si kelilingi oleh 5 menara yang tinggi membuat masjid ini terlihat elegan.

Saya mempunyai 2 kesempatan ndimusim yang berbeda untuk mengunjungi dan sholat di Blue Mosque ini. Yang pertama di bulan Oktober 2009, saat minggu pertama tiba di Istanbul. Waktu itu bertepatan pada musim gugur. Akan tetapi, matahari masih bersinar terik dan suhu udara masih berkisar 17 derajat celcius. Masih banyak turis mancanegara yang berkunjung ke Istanbul (termasuk saya hehe). Maklum banyak turis yang berwisata ke Istanbul, Istanbul merupakan salahsatu pusat kebudayaan yang tersohor di Eropa dan Timur Tengah dengan motto "Istanbul Avrupanin kultur baskenti"/ Istanbul adalah ibukota kebudayaan Eropa.
Kesempatan kedua adalah waktu mau kembali ke Indonesia, yaitu sekitar pertengahan bulan Januari 2010. Saat itu bertepatan pada musim dingin, sayangnya salju belum turun di Istanbul pada saat itu, hanya gerimis- gerimis saja. Suhu udara pada saat itu berkisar 7-10 derajat celcius. Kami semuanya sudah memakai atribut musim dingin lengkap (mont, kopyah, kaos tangan). Tetapi kemegahan masjid Sultan Ahmet ini tidak akan memudar meskipun ditengah dinginya udara Istanbul pada saat itu.

Saya berkesempata sholat di sana. Subhanallah, betapa luasnya masjid ini. Masjid ini luasnya minta ampun. Atap masjid ini dihiasi oleh ratusan lampu yang indah. Karpetnya empuk, tebal dan berwarna merah (maklum, turki terkenal dengan karpetnya). Yang saya heran itu setiap kali kita mau sholat, pasti sepatu kita dilepas to,,, tapi kenapa sepatu kita tidak hilang meskipun sepatunya bermerek Paris atau Cibaduyut atau apalah. Beda dengan di Indonesia, sepatu apa aja disikat habis wkwkw. Di masjid ini juga ada tempat khusus buat muadzin, seperti kotak yang dikelilingi kayu pembatas gitu.

Taman masjid ini pun begitu luas dan nyaman buat santai-santai. Pokokman asyikdeh buat "bulan madu" (cita-citaku kempali kesana setelah punya istri amiinnn)wkwkwk. Kompleks masjid ini sama dengan kompleks Agya Sofya (yang mulanya gereja, dialih fungsikan menjadi masjid). tapi cerita Agya Sofya di edisi selanjutnya aja ya ^ ^. 

Pokoknya kalau belum ke Sultan Ahmed Camii, serasa belum pergi ke Turkey deh. Ini merupakan salah satu icon istanbul di bidang pariwisata. Saya bersyukur sekali diberi kesempatan untuk mengunjungi tempat seperti ini.

Interior Blue Mosque

You Might Also Like

2 komentar

INSTAGRAM